9 GOD’S WILL IN YOUR CAREER

Sebagaimana tujuan Tuhan Yesus datang ke dunia adalah untuk melakukan kehendak Bapa, maka setiap kita dipanggil mengikuti teladanNya. Kita mengerjakan apa yang dikerjakan Tuhan Yesus. Kita dipanggil untuk hidup dalam kehendakNya.

Tuhan Yesus selalu melihat Bapa dan mendengar dari Dia. Apa yang Yesus lakukan adalah apa yang Dia dengar dari Bapa. Dia berkata, “…Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari dirinya sendiri, jikalau tidak melihat Bapa mengerjakannya, apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan oleh Anak.”

Apa kehendak Tuhan dalam dunia kerja kita? Banyak orang ingin mempraktekkan kehendakNya di dalam “market place”, tetapi mereka bergumul dan bingung,  karena mereka tak tahu apa kehendakNya. Uraian berikut ini akan membahas beberapa kehendak Allah di tempat kerja .

1. Tuhan mempunyai rencana besar dalam karir kita!

Kita adalah ciptaan Tuhan, sesuai dengan rupaNya, untuk suatu tujuan yang besar. Seperti Tuhan memanggil Nabi Yesaya (Yesaya 49:1), Yeremia (Yeremia 1:5) dan Paulus (Galatia 1:15) untuk suatu tujuan khusus, Ia pun mempunyai rencana khusus dalam karir kita.

“Sebab aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11)

Alkitab mengatakan bahwa kehendak Allah adalah “baik, berkenan dan sempurna.” (Roma 12:2)

Allah sudah menyediakan “grand-design” yang dasyat dalam karir kita.

 

2. Kehendak Allah adalah kita harus mempunyai hubungan intim denganNya

Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah  dan kebenarannya , maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Apapun profesi kita dan apapun kondisi yang kita hadapi, Tuhan ingin kita utamakan Dia dengan mencari suaraNya, mencari kehendakNya, mempraktekkan prinsip-prinsip firman Tuhan. Tuhan ingin kita selalu melibatkan Dia, bertanya kepadaNya dan taat kepada firmanNya dalam setiap tindakan kita di dalam pekerjaan.

 

3. Kehendak Tuhan adalah melayani Dia melalui pekerjaan Anda

Allah merancang Anda untuk bekerja (bukan bermalas-malasan) dan harus dipenuhi dalam pekerjaan itu. Karir atau pekerjaan Anda adalah aktivitas ilahi yang harus mencerminkan kemuliaan Allah. Seorang pekerja Kristen, harus menjadi pekerja yang terbaik dalam bidangnya. Karena bekerja itu adalah sebuah pelayanan. Tuhan ingin, melalui karir Anda, bisnis Anda dan profesi Anda, digunakan untuk melayani Dia.

Kolose 3:23-24 : “Apapun yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia … Kristus adalah Tuan dan kamu hamba.”

 

4. Kehendak Tuhan adalah memberkati kehidupan Anda melalui pekerjaan Anda

Amsal 14:23 : “Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja.”

Allah berjanji bahwa bahwa setiap orang yang percaya, dan melakukan perintahNya, hidupnya akan diberkati, dan seisi keluarganya tidak akan berkekurangan. Allah akan menggunakan pekerjaan Anda untuk memberikan “roti harian”  kebutuhan hidup, seperti makanan, tempat tinggal, dan pakaian.

Allah adalah Pemberi berkat dan Sumber daya dari segala sumber yang digunakan untuk mendapatkan “roti harian” Anda.

Amsal 8:18 mengatakan, “Kekayaan dan kehormatan  ada padaku, juga harta yang tetap dan keadilan.

 

5. Kehendak Tuhan bagi Anda untuk tumbuh dalam karakter dan potensi,  melalui berbagai ujian ditempat kerja

Yakobus 1:12 menyatakan: Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Roma 8:28 mengatakan, ” Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah”.

Ujian akan datang dalam setiap profesi atau pekerjaan kita. Hal ini tak akan bisa terelakkan. Namun, Tuhan dapat menggunakan berbagai pencobaan ini untuk menempa karakter kita agar semakin serupa karakter Kristus. Melalui berbagai masalah dan ujian, Tuhan ingin karakter kita semakin mencerminkan karakter Kristus, Orang-orang sekeliling kita bisa melihat, lewat ujian dan permasalahan yang terjadi, karakter Kristus tercermin dari cara-cara kita berespon terhadap ujian tersebut.

Lewat kesulitan dan permasalahan, Allah juga ingin memoles dan menajamkan berbagai potensi kita. Tuhan ingin kita “naik kelas” didalam keterampilan maupun keahlian kita, supaya bisa menjadi berkat untuk karyawan, rekan kerja dan atasan kita

 

6. Kehendak Tuhan bagi Anda untuk menjadi saksiNya di tempat kerja

Yesus berkata dalam Matius 5:13-14, “Kamu adalah garam dunia . Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.  Kamu adalah terang dunia.  Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.”

Sebagai seorang Kristen di tempat kerja, Anda adalah “garam” yang menghambat pembusukan dan “cahaya” yang menghalau kegelapan. Semua orang Kristen adalah “penginjil” dan tempat kerja adalah “ladang misi” kita.

Kita semua adalah “duta besar” Allah di tempat kerja kita. Allah ingin kita bisa menjadi berkat untuk karyawan, menolong orang lain untuk sukses, mendukung perusahaan di tempat kerja kita untuk berhasil, membantu atasan kita mencapai target kerjanya, menjadi teladan di lingkungan kerja yang penuh dengan “office politics”, menjadi contoh di lingkungan yang penuh ketidak disiplinan dsb. Menjadi “saksi” bukan hanya sekedar membagikan brosur KKR atau warta jemaat atau menjadi koordinator persekutuan doa kantor, tetapi yang terpenting adalah bagaimana sikap kerja kita sehari-hari serta prestasi maupun kemampuan kita di tengah-tengah perusahaan.

 

7. Kehendak Allah adalah Ia berjanji memberikan kita suatu hikmat dan tuntunan jika kita meminta kepadaNya dalam doa, dan percaya bahwa Ia telah memberikannya

Terkadang kita harus meminta Tuhan suatu hikmat untuk mengerti kehendakNya.

“Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, – yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit -, maka hal itu akan diberikan padanya.” (Yakobus 1:5)

Dalam Filipi 4:6, Tuhan menyatakan bahwa kita dapat berdoa untuk memohon apapun. Jadi ketika kita mengalami kesulitan, kebuntuan dan masalah besar, Tuhan menghendaki kita datang kepadaNya untuk meminta tuntunan hikmat dari Dia.

 

8. Kehendak Allah adalah supaya kita suka berbagi di tempat kerja kita

1 Timotius 6:18 Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan,  suka memberi dan membagi

Melalui potensi, bakat, talenta dan keahlian yang kita miliki, Allah ingin kita juga berbagi kepada orang di sekitar kita. Allah ingin kita bisa “transfer knowledge”,  bangun motivasi, kembangkan potensi dan melatih sikap perilaku karyawan Anda.

Allah tidak ingin Anda menjadi “super-star” sendirian saja, tapi Allah ingin kembangkan “Super-Team” di tempat kerja Anda.

 

9. Kehendak Allah adalah supaya kita selalu mengucap syukur dalam kondisi apapun juga

Kolose 3:17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan  dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur  oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

Tidak peduli kita adalah office boy, staff, supervisor atau direktur, Allah ingin kita selalu mengucap syukur atas profesi kita saat ini. Jangan mengeluh, jangan iri hati atau jangan selalu menyalahkan orang lain dengan posisi Anda saat ini. Allah tidak tertarik dengan pangkat atau jabatan kita, apalagi harta atau kesuksesan kita, tetapi Allah tertarik dengan hati kita

Jadi, lakukan segala sesuatu sebaik mungkin dan senantiasa mengucap syukur atas berkat hari ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s